Bakso Ini Laris Bukan Karena Pentol Daging Sapinya Tapi Sumsum Tulang Ukuran Jumbo

TRIBUNNEWS.COM - Lapak bakso Pak Mulyo di Jalan Bung Karno, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyedot perhatian warga. Meski hanya berada di emperan toko, lapak ini selalu dikerumuni pembeli.

Bakso dan sumsum tulang ukuran jumbo menjadi daya tarik dagangan Pak Mulyo. Untuk urusan rasa, bakso sumsum jalanan tidak kalah dengan bakso yang dijual di restoran.

"Namanya bakso sumsum jalanan," kata Mulyo sambil menyajikan bakso.

Pembeli yang ingin ngiras bakso ataupun sumsum tulang disediakan tikar di sepanjang emperan ruko. Menurut Mulyo, jualan atau makan bakso di jalan terasa lebih nyaman meskipun harus siap jika diusir sewaktu-waktu.

"Saat ini banyak penjual bakso yang jualan di toko. Kami ingin kembali ke (cara) tradisional, makanya jualan di jalanan," kata Mulyo.

A photo posted by OTW Food Street Kelapa Gading (@otwgading) on

Bakso sumsum jalanan buka mulai pukul 11.00 hingga pukul 16.00 Wita. Meski baru berjualan selama tiga bulan, bakso sumsum jalanan selalu habis terjual.

Setiap hari, Mulyo bisa menjual 820 porsi bakso dan sumsum tulang. Ini dihitung dari jumlah mangkuk bakso yang disediakan. Jumlah ini belum termasuk pesanan yang biasanya datang dari perkantoran ataupun pesanan yang dibawa pulang.

Harganya pun cukup terjangkau. Satu mangkuk bakso ukuran jumbo dibanderol dengan harga Rp 15.000, sedangkan untuk sumsum ukuran besar Rp 20.000. (Karnia Septia)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Janjang Koto Gadang, Tembok China ala Indonesia

16 Tempat Wisata Kuliner Bandung Terfavorit dan Terpopuler

Syarat Mudah Jalan-jalan Ke Korea Tanpa Visa